POSTING DARURAT !!
Mari Kita Mulai
Sebagian besar cowok di dunia adalah cowok pussy yang kurang memiliki nyali untuk menghadapi cewek secara terang-terangan. Inilah sebabnya mereka hanya dapat bermimpi, berharap, atau berdoa untuk mendapat kesempatan berbuka-bukaan dengan cewek. Salah satu cara yang paling populer bagi cowok di seluruh dunia untuk melakukan salah satu dari ketiga hal tersebut (bermimpi, berharap, atau berdoa) adalah melalui persahabatan dengan cewek. Sayangnya, cewek umumnya nggak menyadari bahwa sebenarnya motivasi di balik persahabatan yang diberikan/ditawarkan oleh cowok itu berbeda dengan apa yang mereka duga.
Sebelum Mbah bla-bla-bla terlalu jauh, mari Mbah tembakkan dulu garis besar dari essay ini. Suka atau nggak, menurut hasil penelitian Mbah, inilah kenyataan yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kamu cewek, sebaiknya kamu tahu bahwa motivasi utama cowok dalam berteman dengan kamu adalah untuk mendapatkan kesempatan melihat kamu telanjang dan mencicipi rasanya berhubungan sex dengan kamu. Motivasi lainnya merupakan motivasi sampingan. Titik, dan habis perkara!
Sialnya, kalau Mbah mengakhiri essay Mbah di sini, 99% kaskusers akan sulit memahami hal ini. Maka dari itu, terpaksa Mbah harus putar otak keras dan menjotos tombol-tombol keyboard Mbah lebih banyak lagi untuk menjelaskan hal ini bagi kamu. Silakan baca penjelasan lebih lanjut yang panjang lebar.
Apakah cowok menyadari akan motivasi utama mereka dalam berteman dengan kamu? Sebagian besar nggak. Sebagian besar cowok malah nggak mau mengakui bahwa itulah sebenarnya alasan mereka untuk berteman dengan kamu, karena mereka merasa dirinya terlalu bagus/tinggi untuk memiliki perasaan semacam itu terhadap kamu. Mereka merasa dirinya bermoral, dan mengakui bahwa sebenarnya mereka ingin melihat kamu bugil merupakan sesuatu yang memalukan bagi martabat mereka.
Sementara itu, cowok-cowok lainnya kurang memiliki nyali untuk mengungkapkan ketertarikannya terhadap diri kamu (baca: bukan pakaian kamu). Inilah cowok-cowok pussy yang selalu takut ditolak oleh cewek, yang selalu kuatir akan kehancuran hatinya, dan yang nggak cukup kuat untuk menelan kenyataan bahwa penolakan dari cewek adalah fakta kehidupan bagi cowok.
Kedua kategori tersebut adalah yang paling umum di kalangan cowok. Sebagai akibatnya, mereka terpaksa—sekali lagi...TERPAKSA!!!—memodifikasikan cita-citanya untuk melihat isi BH dan celana dalam kamu. Mereka terpaksa menurunkan standardnya dengan menerima status "teman" kamu, karena mereka nggak berani menghadapi kemungkinan terjadinya penolakan seandainya mereka mengemukakan ketertarikan mereka terhadap kamu. Senggak-nggaknya, dengan menjadi teman kamu, mereka tetap dapat berinteraksi dengan kamu sambil diam-diam membayangkan penampilan kamu ketika kamu telanjang. Siapa tahu saja suatu hari ada kesempatan dalam kesempitan.
Apakah kelakuan cowok yang seperti ini buruk bagi dirinya sendiri? Menurut hasil penelitian Mbah, tentu saja! Berapa besar sih kemungkinan cowok untuk mencetak gol di antara kedua belah paha kamu dan untuk membenamkan mukanya di antara kedua belah dada kamu dengan mau saja menerima status sebagai "teman" kamu? Ini sama saja dengan bermimpi, berharap, atau berdoa. Bukannya melakukan sesuatu yang nyata untuk mengubah nasibnya, malah cowok-cowok semacam ini menunggu jatuhnya bulan dari langit. Kecil sekali kemungkinannya kamu akan menjatuhkan celana dalam kamu secara suka rela.
Satu-satunya manfaat yang dapat Mbah pikirkan sebagai hasil tindakan pussified cowok-cowok ini adalah untuk membuat perasaan mereka lebih enak. Daripada menghadapi kenyataan pahit ditolak oleh kamu, lebih baik mereka membohongi dirinya sendiri dengan menjadi teman kamu. Dengan demikian, ketidaktertarikan kamu untuk berkencan dengan mereka nggak akan diungkit-ungkit. Menurut mereka, siapa tahu suatu hari kamu akhirnya tertarik untuk berkencan dengan mereka. Siapa tahu dengan mengenal mereka sebagai teman, kamu akan lebih mengetahui tentang diri mereka yang sebenarnya. Siapa tahu setelah kamu putus dengan pacar kamu yang sekarang, akhirnya kamu akan melihat kenyataan bahwa merekalah yang peduli tentang diri kamu. Siapa tahu suatu saat kamu akan mengasihani mereka dan memutuskan untuk memberikan diri kamu bagi mereka. Mau tahu pendapat Mbah tentang hal ini? Menurut Mbah, SIAPA TAHU SEMUA YANG DIHARAPKAN ITU NGGAK AKAN PERNAH TERJADI!!!
Sebagai cewek, tentunya kamu dapat merasakan bahwa teman cowok kamu yang baru mendapatkan pacar biasanya tiba-tiba menjauh dari kamu. Mengapa begitu? Jawabannya bukanlah karena dia ingin menjaga jarak dengan kamu agar pacar barunya itu nggak cemburu. Itu hanyalah alasan sampingan. Alasan utamanya adalah karena dia telah menemukan cewek lain (bukan kamu) yang memberikan dia kesempatan nyata untuk melihat dan menikmati isi BH dan celana dalam seorang cewek. Kesempatan untuk melihat dan menikmati isi BH dan celana dalam kamu bukanlah kesempatan nyata bagi teman cowok kamu itu, karena kamu hanya mau memberikan dia status "teman."
Semua teman cowok kamu ingin melihat kamu telanjang dan merasakan isi BH dan celana dalam kamu, kecuali teman cowok tertentu yang akan Mbah beberkan identitasnya di bagian belakang essay ini. <-Perhatikan baik-baik tentang penggunaan kata "semua" di dalam kalimat sebelum ini. Mbah selalu berhati-hati dalam menggunakan kata "semua," "setiap," "seluruh," atau "segala." COBA TEST
Berapa banyak jumlah teman cowok yang diam-diam sebenarnya ingin berhubungan sex dengan kamu dan sering membayangkan kamu telanjang?
Menurut hasil penelitian, 9 dari setiap 10 teman cowok yang kamu miliki berperasaan dan berkeinginan seperti itu. Yang tersisa satu itu adalah teman cowok yang akan Mbah bongkar identitasnya di akhir essay ini. (Kurang Percaya Sama Angka survey Diatas? Baca respon kaskuser cowok dari page awal sampe akhir, pengakuan mereka adalah bukti! Yang ngaku itu cowok yang jujur dan membaca thread ini dengan kepala)
Mbah nggak memaksa kamu sebagai cewek untuk mudah saja mempercayai pernyataan-pernyataan Mbah ini. Itulah sebabnya Mbah sudah siap mempersenjatai argumentasi Mbah dengan test yang dapat kamu lakukan sendiri untuk membuktikan kebenaran hal-hal yang Mbah lontarkan di sini. Caranya adalah sebagai berikut.
Ajaklah seorang teman cowok untuk berduaan bersama kamu (kalau bisa di tempat di mana kamu nggak akan terusik oleh orang lain). Jangan beri tahu dia pada mulanya bahwa kamu sedang menguji kebenaran argumentasi Mbah ini. Kalau saatnya tepat, katakanlah kepadanya bahwa (1) kamu telah pikir matang-matang mengenai persahabatan kamu dan dia, (2) kamu ingin sekali mengatakan hal ini kepadanya tanpa menunda lebih lama lagi, dan (3) kamu ingin berhubungan sex dengan dia hari ini juga atau pada waktu yang akan disetujui berdua. Lakukanlah semua ini seakan-akan kamu benar-benar menyukai dia.
Kalau sekarang kamu keki terhadap hal-hal yang Mbah katakan di sini, mungkin setelah melakukan test tersebut terhadap semua teman cowok kamu pikiran dan perasaan kamu terhadap essay ini akan berbeda. Ingat saja, besar kemungkinannya 9 dari setiap 10 teman cowok kamu akan menerima tawaran kamu itu.
Tentu saja, kalau kamu hanya mau menguji teman-teman cowok kamu, setelah mendengar jawaban mereka kamu bebas memberi tahu bahwa kamu hanya ingin membuktikan kebenaran argumentasi Mbah di sini. Kalau mereka kecewa, itu problem mereka.
Tujuan test
Sesuai dengan penjelasan Mbah sebelumnya, cowok yang mau berteman dengan kamu sebenarnya adalah cowok yang diam-diam ingin melihat dan merasakan isi BH dan celana dalam kamu. Dengan melakukan test tersebut, kamu akan dapat mengorek maksud tersembunyi yang disimpan oleh teman-teman cowok kamu. Sebagian besar cowok takut ditolak oleh cewek. Karena itulah, mereka cenderung hanya berani mendekati kamu sebatas teman. Untuk lebih dari itu, biasanya cowok perlu bertapa 7 hari 7 malam untuk mengumpulkan keberaniannya supaya mereka mampu memaksa diri mereka untuk menanyakan kesediaan kamu dan menerima jawaban kamu. Kalau inisiatifnya datang dari kamu sebagai cewek, seperti dalam test ini, biasanya cowok merasa lebih lega untuk mengemukakan isi hati yang sebenarnya.
Apakah test semacam ini benar-benar diperlukan untuk mengorek isi hati teman-teman cowok kamu? Menurut Mbah, perlu sekali. Alasannya adalah karena kemungkinan mereka untuk mengakui motivasi tersembunyinya ketika kamu tanya langsung adalah kecil sekali. Justru itulah sebabnya mereka mau saja menjadi teman kamu. Mereka nggak berani mengungkapkan minat mereka terhadap kamu.
Whos the guy ?
Akhirnya kita sampai pada permasalahan terakhir yang ingin Mbah jelaskan melalui essay ini. Apakah mungkin bagi cowok untuk menjadi sahabat sejati seorang cewek di mana keinginan untuk berteman tersebut bukan didasarkan pada maksud-maksud tersembunyi? Kalau mungkin, siapakah cowok-cowok yang mampu melakukan hal tersebut? Mari Mbah bongkar identitas mereka di sini.
Cowok yang sungguh-sungguh mau menjadi teman kamu tanpa mendasarkan keinginan untuk bersahabatnya pada maksud-maksud tersembunyi adalah: (1) cowok yang berpikir bahwa kamu kurang menarik baginya atau jelek sama sekali, dan (2) cowok yang homoseksual (gay). Mungkin saja kebetulan kamu memiliki hobby yang sama dengan dia, agama yang sama, kesukaan yang mirip, pendapat yang searah, pandangan yang cocok, pengetahuan yang sama luasnya (atau sempitnya) dengan dia, dan sebagainya. Yang jelas, dia nggak berteman dengan kamu gara-gara dia tertarik dengan kecantikan kamu.
Sialnya, sebagai cewek kamu memang banyak maunya. Kamu nggak suka dengan teman cowok yang memiliki maksud-maksud tersembunyi kalau dia nggak menarik bagi kamu, tapi teman cowok yang nggak memiliki maksud tersembunyi pun dapat kamu benci. Begitu kamu tahu bahwa teman cowok yang murni persahabatannya itu berpikir bahwa kecantikan kamu nggak menarik bagi dirinya, kamu pun akan mulai membencinya. Kamu nggak akan peduli lagi mengenai keinginan tulusnya untuk menjadi teman kamu, karena kamu nggak suka terhadap cowok yang berpendapat bahwa kamu jelek. Ini terutama benar kalau teman sejati kamu itu mengatakan secara terus terang bahwa kamu adalah cewek yang jelek dan nggak menarik baginya. Akui saja, karena melalui essay ini Mbah sudah beberkan semua kedok kamu!
Kesimpulannya, kalau menjadi teman sejati dengan seorang cewek pun adalah hal yang salah seperti yang dijelaskan di postingan sebelum ini, sebaiknya cowok sama sekali nggak usah berteman dengan cewek mana pun yang ditaksirnya. Mengenal cewek tersebut dari jauh dan sekali-sekali menyapa ketika berpapasan adalah lebih dari cukup. Jadi pilihannya adalah: nikah...atau kenal tanpa berteman.
end
Memang benar apa yang ada pada artikel tersebut menurut pemikiran saya .tapi "kalo kucing dikasih daging seger kan ga nolak" . jadi cewe juga harus "jaga" jangan sampai memancing tuh cowo" . itulah sebabnya saya sangat setia sama yang nama nya pacar dan ga bisa pindah ke laen hati , krna hati saya cuma satu dan cuma buat do'i calon bini saya walaupun sekarang keadaan lg ngambang . tp saya ttep teguh dan yakin dengan apa yang saya percaya ... biarpun amat sangat sakit rasa nya . :'(
Sebagian besar cowok di dunia adalah cowok pussy yang kurang memiliki nyali untuk menghadapi cewek secara terang-terangan. Inilah sebabnya mereka hanya dapat bermimpi, berharap, atau berdoa untuk mendapat kesempatan berbuka-bukaan dengan cewek. Salah satu cara yang paling populer bagi cowok di seluruh dunia untuk melakukan salah satu dari ketiga hal tersebut (bermimpi, berharap, atau berdoa) adalah melalui persahabatan dengan cewek. Sayangnya, cewek umumnya nggak menyadari bahwa sebenarnya motivasi di balik persahabatan yang diberikan/ditawarkan oleh cowok itu berbeda dengan apa yang mereka duga.
Sebelum Mbah bla-bla-bla terlalu jauh, mari Mbah tembakkan dulu garis besar dari essay ini. Suka atau nggak, menurut hasil penelitian Mbah, inilah kenyataan yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kamu cewek, sebaiknya kamu tahu bahwa motivasi utama cowok dalam berteman dengan kamu adalah untuk mendapatkan kesempatan melihat kamu telanjang dan mencicipi rasanya berhubungan sex dengan kamu. Motivasi lainnya merupakan motivasi sampingan. Titik, dan habis perkara!
Sialnya, kalau Mbah mengakhiri essay Mbah di sini, 99% kaskusers akan sulit memahami hal ini. Maka dari itu, terpaksa Mbah harus putar otak keras dan menjotos tombol-tombol keyboard Mbah lebih banyak lagi untuk menjelaskan hal ini bagi kamu. Silakan baca penjelasan lebih lanjut yang panjang lebar.
Apakah cowok menyadari akan motivasi utama mereka dalam berteman dengan kamu? Sebagian besar nggak. Sebagian besar cowok malah nggak mau mengakui bahwa itulah sebenarnya alasan mereka untuk berteman dengan kamu, karena mereka merasa dirinya terlalu bagus/tinggi untuk memiliki perasaan semacam itu terhadap kamu. Mereka merasa dirinya bermoral, dan mengakui bahwa sebenarnya mereka ingin melihat kamu bugil merupakan sesuatu yang memalukan bagi martabat mereka.
Sementara itu, cowok-cowok lainnya kurang memiliki nyali untuk mengungkapkan ketertarikannya terhadap diri kamu (baca: bukan pakaian kamu). Inilah cowok-cowok pussy yang selalu takut ditolak oleh cewek, yang selalu kuatir akan kehancuran hatinya, dan yang nggak cukup kuat untuk menelan kenyataan bahwa penolakan dari cewek adalah fakta kehidupan bagi cowok.
Kedua kategori tersebut adalah yang paling umum di kalangan cowok. Sebagai akibatnya, mereka terpaksa—sekali lagi...TERPAKSA!!!—memodifikasikan cita-citanya untuk melihat isi BH dan celana dalam kamu. Mereka terpaksa menurunkan standardnya dengan menerima status "teman" kamu, karena mereka nggak berani menghadapi kemungkinan terjadinya penolakan seandainya mereka mengemukakan ketertarikan mereka terhadap kamu. Senggak-nggaknya, dengan menjadi teman kamu, mereka tetap dapat berinteraksi dengan kamu sambil diam-diam membayangkan penampilan kamu ketika kamu telanjang. Siapa tahu saja suatu hari ada kesempatan dalam kesempitan.
Apakah kelakuan cowok yang seperti ini buruk bagi dirinya sendiri? Menurut hasil penelitian Mbah, tentu saja! Berapa besar sih kemungkinan cowok untuk mencetak gol di antara kedua belah paha kamu dan untuk membenamkan mukanya di antara kedua belah dada kamu dengan mau saja menerima status sebagai "teman" kamu? Ini sama saja dengan bermimpi, berharap, atau berdoa. Bukannya melakukan sesuatu yang nyata untuk mengubah nasibnya, malah cowok-cowok semacam ini menunggu jatuhnya bulan dari langit. Kecil sekali kemungkinannya kamu akan menjatuhkan celana dalam kamu secara suka rela.
Satu-satunya manfaat yang dapat Mbah pikirkan sebagai hasil tindakan pussified cowok-cowok ini adalah untuk membuat perasaan mereka lebih enak. Daripada menghadapi kenyataan pahit ditolak oleh kamu, lebih baik mereka membohongi dirinya sendiri dengan menjadi teman kamu. Dengan demikian, ketidaktertarikan kamu untuk berkencan dengan mereka nggak akan diungkit-ungkit. Menurut mereka, siapa tahu suatu hari kamu akhirnya tertarik untuk berkencan dengan mereka. Siapa tahu dengan mengenal mereka sebagai teman, kamu akan lebih mengetahui tentang diri mereka yang sebenarnya. Siapa tahu setelah kamu putus dengan pacar kamu yang sekarang, akhirnya kamu akan melihat kenyataan bahwa merekalah yang peduli tentang diri kamu. Siapa tahu suatu saat kamu akan mengasihani mereka dan memutuskan untuk memberikan diri kamu bagi mereka. Mau tahu pendapat Mbah tentang hal ini? Menurut Mbah, SIAPA TAHU SEMUA YANG DIHARAPKAN ITU NGGAK AKAN PERNAH TERJADI!!!
Sebagai cewek, tentunya kamu dapat merasakan bahwa teman cowok kamu yang baru mendapatkan pacar biasanya tiba-tiba menjauh dari kamu. Mengapa begitu? Jawabannya bukanlah karena dia ingin menjaga jarak dengan kamu agar pacar barunya itu nggak cemburu. Itu hanyalah alasan sampingan. Alasan utamanya adalah karena dia telah menemukan cewek lain (bukan kamu) yang memberikan dia kesempatan nyata untuk melihat dan menikmati isi BH dan celana dalam seorang cewek. Kesempatan untuk melihat dan menikmati isi BH dan celana dalam kamu bukanlah kesempatan nyata bagi teman cowok kamu itu, karena kamu hanya mau memberikan dia status "teman."
Semua teman cowok kamu ingin melihat kamu telanjang dan merasakan isi BH dan celana dalam kamu, kecuali teman cowok tertentu yang akan Mbah beberkan identitasnya di bagian belakang essay ini. <-Perhatikan baik-baik tentang penggunaan kata "semua" di dalam kalimat sebelum ini. Mbah selalu berhati-hati dalam menggunakan kata "semua," "setiap," "seluruh," atau "segala." COBA TEST
Berapa banyak jumlah teman cowok yang diam-diam sebenarnya ingin berhubungan sex dengan kamu dan sering membayangkan kamu telanjang?
Menurut hasil penelitian, 9 dari setiap 10 teman cowok yang kamu miliki berperasaan dan berkeinginan seperti itu. Yang tersisa satu itu adalah teman cowok yang akan Mbah bongkar identitasnya di akhir essay ini. (Kurang Percaya Sama Angka survey Diatas? Baca respon kaskuser cowok dari page awal sampe akhir, pengakuan mereka adalah bukti! Yang ngaku itu cowok yang jujur dan membaca thread ini dengan kepala)
Mbah nggak memaksa kamu sebagai cewek untuk mudah saja mempercayai pernyataan-pernyataan Mbah ini. Itulah sebabnya Mbah sudah siap mempersenjatai argumentasi Mbah dengan test yang dapat kamu lakukan sendiri untuk membuktikan kebenaran hal-hal yang Mbah lontarkan di sini. Caranya adalah sebagai berikut.
Ajaklah seorang teman cowok untuk berduaan bersama kamu (kalau bisa di tempat di mana kamu nggak akan terusik oleh orang lain). Jangan beri tahu dia pada mulanya bahwa kamu sedang menguji kebenaran argumentasi Mbah ini. Kalau saatnya tepat, katakanlah kepadanya bahwa (1) kamu telah pikir matang-matang mengenai persahabatan kamu dan dia, (2) kamu ingin sekali mengatakan hal ini kepadanya tanpa menunda lebih lama lagi, dan (3) kamu ingin berhubungan sex dengan dia hari ini juga atau pada waktu yang akan disetujui berdua. Lakukanlah semua ini seakan-akan kamu benar-benar menyukai dia.
Kalau sekarang kamu keki terhadap hal-hal yang Mbah katakan di sini, mungkin setelah melakukan test tersebut terhadap semua teman cowok kamu pikiran dan perasaan kamu terhadap essay ini akan berbeda. Ingat saja, besar kemungkinannya 9 dari setiap 10 teman cowok kamu akan menerima tawaran kamu itu.
Tentu saja, kalau kamu hanya mau menguji teman-teman cowok kamu, setelah mendengar jawaban mereka kamu bebas memberi tahu bahwa kamu hanya ingin membuktikan kebenaran argumentasi Mbah di sini. Kalau mereka kecewa, itu problem mereka.
Tujuan test
Sesuai dengan penjelasan Mbah sebelumnya, cowok yang mau berteman dengan kamu sebenarnya adalah cowok yang diam-diam ingin melihat dan merasakan isi BH dan celana dalam kamu. Dengan melakukan test tersebut, kamu akan dapat mengorek maksud tersembunyi yang disimpan oleh teman-teman cowok kamu. Sebagian besar cowok takut ditolak oleh cewek. Karena itulah, mereka cenderung hanya berani mendekati kamu sebatas teman. Untuk lebih dari itu, biasanya cowok perlu bertapa 7 hari 7 malam untuk mengumpulkan keberaniannya supaya mereka mampu memaksa diri mereka untuk menanyakan kesediaan kamu dan menerima jawaban kamu. Kalau inisiatifnya datang dari kamu sebagai cewek, seperti dalam test ini, biasanya cowok merasa lebih lega untuk mengemukakan isi hati yang sebenarnya.
Apakah test semacam ini benar-benar diperlukan untuk mengorek isi hati teman-teman cowok kamu? Menurut Mbah, perlu sekali. Alasannya adalah karena kemungkinan mereka untuk mengakui motivasi tersembunyinya ketika kamu tanya langsung adalah kecil sekali. Justru itulah sebabnya mereka mau saja menjadi teman kamu. Mereka nggak berani mengungkapkan minat mereka terhadap kamu.
Whos the guy ?
Akhirnya kita sampai pada permasalahan terakhir yang ingin Mbah jelaskan melalui essay ini. Apakah mungkin bagi cowok untuk menjadi sahabat sejati seorang cewek di mana keinginan untuk berteman tersebut bukan didasarkan pada maksud-maksud tersembunyi? Kalau mungkin, siapakah cowok-cowok yang mampu melakukan hal tersebut? Mari Mbah bongkar identitas mereka di sini.
Cowok yang sungguh-sungguh mau menjadi teman kamu tanpa mendasarkan keinginan untuk bersahabatnya pada maksud-maksud tersembunyi adalah: (1) cowok yang berpikir bahwa kamu kurang menarik baginya atau jelek sama sekali, dan (2) cowok yang homoseksual (gay). Mungkin saja kebetulan kamu memiliki hobby yang sama dengan dia, agama yang sama, kesukaan yang mirip, pendapat yang searah, pandangan yang cocok, pengetahuan yang sama luasnya (atau sempitnya) dengan dia, dan sebagainya. Yang jelas, dia nggak berteman dengan kamu gara-gara dia tertarik dengan kecantikan kamu.
Sialnya, sebagai cewek kamu memang banyak maunya. Kamu nggak suka dengan teman cowok yang memiliki maksud-maksud tersembunyi kalau dia nggak menarik bagi kamu, tapi teman cowok yang nggak memiliki maksud tersembunyi pun dapat kamu benci. Begitu kamu tahu bahwa teman cowok yang murni persahabatannya itu berpikir bahwa kecantikan kamu nggak menarik bagi dirinya, kamu pun akan mulai membencinya. Kamu nggak akan peduli lagi mengenai keinginan tulusnya untuk menjadi teman kamu, karena kamu nggak suka terhadap cowok yang berpendapat bahwa kamu jelek. Ini terutama benar kalau teman sejati kamu itu mengatakan secara terus terang bahwa kamu adalah cewek yang jelek dan nggak menarik baginya. Akui saja, karena melalui essay ini Mbah sudah beberkan semua kedok kamu!
Kesimpulannya, kalau menjadi teman sejati dengan seorang cewek pun adalah hal yang salah seperti yang dijelaskan di postingan sebelum ini, sebaiknya cowok sama sekali nggak usah berteman dengan cewek mana pun yang ditaksirnya. Mengenal cewek tersebut dari jauh dan sekali-sekali menyapa ketika berpapasan adalah lebih dari cukup. Jadi pilihannya adalah: nikah...atau kenal tanpa berteman.
end
Memang benar apa yang ada pada artikel tersebut menurut pemikiran saya .tapi "kalo kucing dikasih daging seger kan ga nolak" . jadi cewe juga harus "jaga" jangan sampai memancing tuh cowo" . itulah sebabnya saya sangat setia sama yang nama nya pacar dan ga bisa pindah ke laen hati , krna hati saya cuma satu dan cuma buat do'i calon bini saya walaupun sekarang keadaan lg ngambang . tp saya ttep teguh dan yakin dengan apa yang saya percaya ... biarpun amat sangat sakit rasa nya . :'(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar